Senin, 09 April 2012

I love saturday and sunday


Rabu, 04 April 2012
I love saturday and sunday.
Diary, Siang ini jam 12.30 mata saya masih terasa malas untuk melihat dunia. Dua jam saya tidur siang tapi kayanya belum pants utuk dikatakan siang, couse saya tidur dari jam 10 sampae dzuhur. Diary, sory sudah hampir dua minggu ini saya tidak melaporkan keseharian saya yang sangat menarik dan pantas utuk diceritakan.
Oh iya diary, hari minggu kemarin tepatnya tanggal 31 maret 2012, saya jadi mengikuti casting to be reader of news. Nomor panggil saya 60 dan sungguh ini pengalaman yang terpenting dalam hidup saya yang tidak akan terlupakan. Hari itu saya di makeover sama tante saya. Ketika saya melihat dicermin ini bukan papa yang dulu. Sungguh sangat narsis and dewasa gitu. Hahaha.
Ketika disana saya ketemu orang-orang baru yang sama-sama menyukai dunia tivi, dan sastra. Ketika saya duduk dibawah pohon sambil berteduh menunggu teman saya Nova dan Indri ada seorang lelaki yang menghapiri saya dengan sebutan mbak. Penampilannya lumayan menrik, kelihatannya dia orang gaul and alay. Tak lama kamipun berkenalan dia bernama Dedi asli Yogja tapi sudah lama tinggal di purwakarta. Sehingga cara bicara dia tidak medok-medok amat. Malah dia lebih suka dipanggil Dedi bujang Bandung.
Dedi sosok orang yang mudah bergaul, dia bercerita berbagai pengalamannya yang patut di acungkan jempol. Dia pernah mengikuti audisi Indonesia Idol, casting di ANTV, TRANSTV, PJTV2009 dan masih banyak lagi. Cara bicara yang renyah dan enak untuk didengar. Ya, walau dibilang agak kemayu. Dia kuliah di UNIKOM bandung, semester 8.
Selain ketemu Dedi saya juga ketemu kartika, dan Yuli mereka asli orang bandung. Ketika saya memasuki ruangan staf only perasaan dag dig dug tak menentu. Apalagi ketika saya dihadapkan ke camera yang gede. Sungguh gugup sekali rasanya. Tapi ini adalah pengalaman pertama saya yang taidak akan terlupakan.
Esok harinya jam 2 siang, sayapun pergi ke STSI seorang diri hanya detemani dengan BEBE tua saya alias NoKIa 1600. Yang selalu menemani saya kemanapun dan dimanapun. Siang itu bandung diguyur hujan yang sangat deras sekali namun tidak mengurungkan niat saya untuk pergi ke STSI. Diary tahu kenapa saya harus kesana? Tiada lain untuk memenuhi kewajiban saya selaku mahasiswa  dalam rangka UTS. UTSnya di STSI untuk memperbandingkan pembacaan puisi yang dibacakan oleh seniman-seniman Indonesia yang termasyhur.
Acara sudah dimulai ketika saya sampai gedung STSI, tapi belum terlalu lama baru lima menitanlah. Tapi kurang tahu juga sih. Maklum sok tahu dikit. Sesampainya disana saya ketemu teman-teman yang sudah berjubel didepan pintu masuk. Lika teman dekat saya mengatakan ceu itu minum dulu mumpung gratis. Ternyata minumannya tiadak lain bajugur dan wedang jahe itu adalah minuman yang saya sukai. Maka sebelum masuk gedung saya mengambil itu minuman ebari memasukan beberapa papais dan pisang kukus kedalam tas. Maklumlah mahasiswa namanya juga liat yang gratis-gratis itu matanya ijo banget. (tapi tidak semua mahasiwa seperti saya kali  diary. ^_^).
Ternyata acara yang saya hadiri ini tiada lain dalam rangka memperingati ULTAHNYa FFB(forum film Bandung) yang ke 25. Sungguh acaranya sangat sakral sekali dan dihadiri oleh pemain bintang film Indonesia yang tidak muda lagi yaitu Edi S. Dan menngundang Putu Wijaya. Setiap orang yang belajar sastra pasti mengetahui siapa itu Putu Wijaya.
Penampilan Putu Wijaya dan Edi S sungguh sangat menakjubkan. Cara mereka membacakan puisi sungguh berbeda denagn yang biasanya. Baru kali ini saya melihat para seniman dan sastrawan membaca puisi. Cara beliau-beliau bicarapun sangat memukau para penonton yang hadir. Sungguh sangat-sangat sesutu banget dah.
Pesan moral: buat lo-lo yang mu jadi sarjana sastra lo jangan malu buat mengekspresikan diri lo apa adanya. Terus lo harus bangga karena lo belajar sastra. Sastra itu indah.

Went to Cianjur (Padang Montain)


Ahad, 2012-04-08
Went to Cianjur (Padang Montain)
Hai, morning diary. Pagi ini saya akan menceritakan kepergian saya ke Cianjur kemarin. Sungguh pengalaman yang tidak akan terlupakan dalam hidup saya. Perjalanan saya ke Cianjur diawali dengan naik kereta jurusan Cimindi-Padalarang dengan ongkos 1000 rupiah murah sekali sobat. Cuma seribu doang gak lebih. Setelah sampai stasiun Padalarang kami melanjutkan perjalanan menuju Cianjur dengan menaiki kereta Padalarang Cianjur dengan ongkos 1.500 rupiah murah sekali sobat. Ketika dalama perjalanan Padalarang-Cianjur memori saya kembali pada masa-masa SMA dulu di Tasikmalaya,ketika perjalanan menuju Jawatimur.

Saya sampai Cianjur jam 07.00 malam. Maksud saya pergi ke Cianjur tujuan pertama adalah menemui kelurga saya dari ketturunan mamah saya. Dan alhamdulillah saya sampai pada rumah Ua saya yaitu Wa Ahmad, yaitu Cimuti-Pasirbatu Cianjur. Kami (saya, D’Lilih, A’Binda) senang sekali karena tujuan pertama sudah ketemu. Disana saya bertemu denga anak-anaknya Ua yang notabene cowok semua sungguh sangat mengharukan. Anak yang paling bontot sangat nurut dan dekat dengan saya. Dia bernama Abdurrahman apa-apa yang dia katakan tiadak lain adalah kata Ata yang berarti Jakarta, sungguh ya namanya juga anak kecil and lucu banget dech pokoknya.

Ketika pagi datang kami bangun untuk melakukan solat subuh, anak yang paling bontot belum bangun karena dia tadi malam tidurnya sangat malam sekali, mungkin karena dia merasa kangen dengan adanya bibinya (saya).
Sekitar jam 09.00 pagi, kami berpamitan untuk melanjutkan perjalanan menuju Gunung Padang yang berada di perbatasan Sukabumi dan Cianjur. Perjalanan menuju kesa sungguh sangat sesuatu banget. Partaa kami menaiki angkot samapi pada pemberhentian Bus Bandung Cianjur dari sana kami melanjutkan perjalanan denagn menaiki bus ekonomi Mios, perjalan yang sangat jauh sekai kami hanya mengeluarkan ongkos 3 ribu rupiah edan buakn main murahnya. Sesampainya diperempatan menuju Gunung padang dan pemberhentian Bus kami melihat arah panah bahwa menuju gunung Padang berkisar 20 Km lagi masih jauh sangat sobat. Tapi kami tidak menyerah karena tujuan kami adalah mendaki sampai gunung padang dengan uang seadanya.
Perlahan tapi pasti kami berjalan kaki mengarungi jalanan desa yang tidak begitu bangus, namun setelah beberapa kilo perjalanan kami mendapatakan tumpangan gratis dari mobil polisi Cianjur. Ini adalah pengalaman pertama saya dalam menaiki mobil polisi, serasatahanan tapi bukan tahanan loh kawan. Ini tumpangan gratis yang tidak boleh ditolak. Ketika berada di dalam mobil tersebut seluruh warga kampung memperhatikan kami, tapi kami cuek saja toh kami tidak melakukan tindakan kriminal kok.

Tumpanga gratis tidak hanya sampai disana, dikarenakan mobil polisi dengan kami beda tujuan, tujuan mereka adalah pergi kepertambngan emas yang berada di sekitar gunung Padang dan itu lebih jauh dari Gunung Padang. Kami turun dari sebuah belokan yang menunjukan tanda panah menuju gunung padanag 3 Km lagi sungguh tidak terasa. Dan ini amazing banget dah. Tidak terasa dengan pertolongan Allah semuanya terasa mudah dan selalu saja ada yang menolong. Baru saja kami berjalan beberapa menit sekitar 20 menit kami mendapt tumpangan gratis lagi dari sekelompok Mahasiswa UNPAR bandung gila bukan?!
Mobil yang kita tumpangi sangatlah kecil maklumlah mobil gunung, kamipun berdesak-desakan tapi disanalah kesan yang menariknya dalam perjalan menuju gunung Padang itu. Dalam hitungan menit saja kita sudah sapai di gunung Padang, di tengah-tengah gunung yang jauh kesana kemari ada sebuah pemukiman yang sangat kental dengan nuansa perkampungan, ini mengingatkan saya pada kampung halaman saya yang berada dikaki gunung di Ciamis Langkap Lancar.

Pembelian tiketnyapun sangatlah murah cuma seribu rupiah. Walaupun perjalanan yang sangat melehakan tapi lelah kami terobati ketika sudah sampai puncak gunung, speecless banget dah. Subhannaallah kekuasaan allah sangatlah agung dan tidak ada yang bisa menandinginya. Ini pengalaman pertama saya yang tidak akan terlupakan seumur hidup saya.

Mungkin juga ini pengalaman pertama dan terakhir dalam hidup saya, melakukan perjalan seperti gembel. Karena saya ini adalah seorang wanita, sedangkan wanita sangatlah rentan dengan hal-hal yang sangat menakutkan dalam hidup ini. buat babah and mamah maaf kalau kemarin merasa waswas atas kepergian kami ke gunung Padang. Saya berjanji saya tidak akn melakukan pendakian lagi kecuali suatu saat nanti dengan suami saya.buat om dan tante maaf sekali karena sudah merepotkan kalian dalam berbagai hal dan membuat kalian cemas dengan kepergian saya kemarin, om, tante saya tidak akan melakukan ini lagi saya janji pada diri saya sendiri dan pada kalian semua.

Inilah pengalaman yang sangat bergengsi dalam hidup saya ini. Sedari turun dari pendakian kami tidak henti-hentinya berjalan kaki dan ikut menaiki mobil-mobil bak kosong. Dan akhirnya sampai juga ke kota Cianjur dengan selamt sehabis itu kami melanjutkan perjalanan menuju bandung dengan memaiki Bus sangkuriang jurusan Sukabumi-Bandung. Kami tiba di bandung jam 20.30 malam. Perjalanan yang melelahkan dan menyenagkan penuh dengan kenangan.

Pesan Moral: bagi lo lo yang ngerasa cewek ydan pingin bebas lo boleh saja, tapi lo harus ingat bahwa lo adalah banrang pecah dan itu adalah takdir lo selaku cewek yang harus menjaga kehormatan lo dengansebaik mungki.



         
                                                                                 

Senin, 26 Maret 2012

Kesempatan itu tidak datang kedua kali.


Friday, 23 of march 2012
Kesempatan itu tidak datang kedua kali.  

Hi diary, hari ini saya bener-bener mumet couse seharian saya tidak pergi kemana mana just stay at home bro. Pertama hari ini adalah libur biasa tanggal merah alasanya bahwasanya hari ini adalah hari raya nyepi umat Hindu. Kalau ngomongin agama Hindu jadi keinget sama yang namana artis Bollywood. Jujur saja pas saya SMP and SD suka banget sama yang namanya film India apalagi pemainnya cakep-cakep. Idola saya waktu itu tiada lain dan tiada bukan adalah  Shahrukhan. (Lo lo pade pasti tahu sama tuch orang. (Hayo ngaku aja bro?).
Oh iya diary kemarin pagi saya dapet SMS dari teman namanya Baim, dia itu nawarin saya untuk ikutan casting jadi reader of news in PJTV Bandung. Couse dia tahu kalau cita-cita saya ini adalah menjadi seorang penyiar radio atau pembawa acara. So, dia ngasih tahu kesempatan itu pada saya dan dia mau ngajarain saya cara menjadi pembaca yang baik dan benar. So, buat Baim thanks ya sebelumnya.
Castingnya dilaksanakn tanggal 31 maret mendatang, dan itu adalah hari terakhir saya UTS alias ujian tengah semester. Dan kesempatan ini tidak akan saya lewatkan. Mau menang atau kalah yang penting ikutan dulu. Asalkan ada niat, usaha dan tawakal sama allah swt. Insya allah semuanya akan lancar dan sekalian bahwa ini adalah pengalam pertama saya dalam melakukan casting. Semoga saja ini jadi guru terbaik dalam hidu saya ini Diary.
Tapi yang bikin saya bingung adalah persyaratannya harus bawa photo pribadi yang ukurannya 4R and gaya photonya pormal guys. Padahal selama ini saya ini tidak punya photo yang gitu-gituan. Yang saya punya hanya photo-photo gokil plus alay gaya anak GHAUL gitu. Hahaha.
Tapi saya punya rencana untuk pergi kestudio photo hari selasa, biar dipoles dikit-dikit gaya orang yang sedang baca news gitu. Ya, biar pede aja kalau dikasih ke tempat castingnya hahaha. Sekalian alay-alay dikit. Mumpung masih muda bro. Jangan sia-sian dech kesempatan yang jarang ini.
Buat teman-teman, minta doanya yach couse saya mau UTS semester 4 selama seminggu ini dari tanggal 26 senin besok ampe tanggal 30 march. Moga saja berjalan dengan lancar and berhasil. Babah, mamah doanyanya. Bah, mah i always love you and my bless always with you.

Pesan moral: buat ceman-ceman kalau ada kesempatan jangan pernah disia-siakan, karena dia tidak akan datang untuk kedua kalinya. Buat temen-teman camus gue semangat ya n moga berhasil UTSnya. Dapet nilai yang sempurna. ;-)

Rabu, 21 Maret 2012

Mufi is my Angle


Tuesday, 20 of march 2012
Mufi is my Angle
Heum hai, diary malam. . . Malam ini malam rabu yang begitu indah mungkin, soalnya saya tak melihat suasana bintang diluar couse im at my room now hehehe. (loh kok geje!!)
Diary, hari selasa ini banyak sekali hal yang saya alami dan tidak akan saya lupakan. Jujur saja diary hari ini saya begitu bingung karena tidak memiliki cukup uang. Hanya ada buat ongkos ngmpus and bayar buat DPP. Kalau sudah menyangkut masalah uang, yang ada dalam benak saya ini bagaimana caranya untuk mendapatkan unag dengan mudah dan halal. Selasa pagi saya berangkat ke kampus dengan suasana murung karena itu tea tidak punya uang. Namun dalam benak saya walau bagaimanapun saya harus berangkat ngmpus, apalagi hari ini mata kuliah CCU alis Cross Culture Understanding. Pokoknya sayang banget dech kalau sampe-sampe gak masuk matkul ini. Soalnya kenapa? Karena dapet makanan gratis and minum gratis. Selain itu ada tontonan yang menarik yang sayang untuk ditinggal yaitu temn-teman yang pada tari tarian tradisional dari berbagai belahan dunia. And itu sesuatu yang amaat sanagt jarang.
Sepertinya hari ini, kebetulan yang tampil teman dekat saya yaitu Lika dkk. Dia kebagian presentation of Thailand culture. Its so beatiful, from that story i can know about the legend of trasgender Thailand. Why in thailand many boy like a girl, bahkan mereka melakukan operasi plastik biar jadi seoarang wanita. Jawabannya tiadak lain adalah biar mudah mendapatkan pekerjaan. Di thailand itu yang namnay seorang laki-laki sangat susah untuk mendapatkan pekerjaan yang layak. Maka dari itu dinegara Thailand banyak sekali pegawai Airpot, mall, dengan identitas trangender. Bahkan yang namanya trasgender itu kecantikaanya melebihi wanita aslinya. Gila khan diary, saya juga sebagai seorang wanita yang tulen plus tingting merasa iri dengan kecantikan bencis-bencis yang dibarengi dengan kemolekan tumbuh mereka.
Setelah matkul CCU, saya turun menuju alula kampus karena disana ada pemutaran film Malaikat tanpa sayap yang diseleggarakan oleh anak-anak DKF unpas. Namun niat pertama tiadak lain biar dapet nasi kotak, so, jadi dapet makan gratis. Maklumlah mhasiswa maunya yang gratis-gtaris betulkan? Karena untuk hari ini saya tidak punya sim. So, bebas saja no problem. tahu-tahunya gak dapet makan.. memang nasib-nasib yach....... udah mah gak punya uang buat makan. gila baru hari ini saya tak punya uang seperti ini. namun ketika jam menunjukan pukul 5 sore saya sms sodaraku mufi kutanyakan pada dia apakan hari ini dia dikirim. dan jawabanya
"udah"
bagaikan tersambar petir tapi ini gak buat saya gosong loh malah bikin seneng. dan utuk hari ini dai adalah angel saya. i love you mufi.
selain Mufi jadi angel saya, hari ini jua saya foto banreng sama Meyda Safira and Adipati Dolen. so, hari ini gak sial-sial banget dech. memang allah itu maha segala-galanya. thanks god for ur everyting..... 

pesan moral: bat teman-teman walau lo lo pade g punya duit kuliah mah tetep harus jalan. yakin ada tuhan yang bakan menolong kita.