Senin, 02 Desember 2013

Cantik



CANTIK???
Oleh
Papa Samrotul Puadah
            Cantik menurut kamus oxpord dictionary beatiful is very pretty or attractive , giving pleasure to the sense. Yang berarti wanita cantik adalah seseorang yang membuat setiap orang melihatnya merasa nyaman dan tertarik bahkan ada rasa ingin memiliki. Seperti kita kalau melihat artis Olla Ramlan yang tinggi, seksi,cantik lagi. Kalau bahasa gaulnya “enak dipandang bikin mata kalang kabutan”. Kini banyak wanita yang tergiur untuk mengubah dirinya semakin cantik dan seksi. Seperti menyulam alis dan bibir yang sedang tren saat ini. Sungguh ironis mau tampil cantik tapi harus menyiksa diri. Dan mengeluarkan biaya yang mahal. Pandangan wanita cantik  sekarang adalah beralis hitam tebal, bibir merah merona, body montok plus putih mulus tanpa ada cacat sedikitpun. Ditambah bra berukuran 36B.
            Saat ini sering kita lihat ditelevisi iklan-iklan produk kecantikan yang mengggiurkan, bagi setiap wanita yang melihatnya. Inti dari iklan ditelevisi tersebut adalah wanita cantik itu berkulit putih tanpa titik, berfostur tubuh langsing, bibir merah merona,berambut hitam kemilau dan tanpa bau badan. Sungguh luar biasa. Sehingga banyak sekali kontes-kontes kecantikan digelar saat ini. Para wanitapun berlomba-lomba untuk menobatkan dirinya menjadi wanita tercantik dan terseksi. Untuk saat ini kecerdasan dan intelektualitas seseorang dijadikan nomor dua. Untuk mengikuti kontes kecantikan persyaratan utama berbadan tinggi semampai, berparas cantik dan menarik. Maka kesempatan besar untuk mengikuti kontes kecantikan itu tidak disia-siakan oleh para wanita yang berparas cantik dan berbadan tinggi. Wanita biasapun tidak mau ketinggaan, maka diapun pergi kesalon kecantikan untuk mengubah dirinya menjadi putri cantik sementara. Mereka rela merogoh kocek jutaan rupiah demi tampil cantik dan bisa mengikuti kontes kecantikan.
            Padahal seorang wanita itu tidak hanya cantik lahir namun harus disertai dengan cantik batin. Untuk memenuhi kecantikan lahir banyak sekali produk-produk disekeliling kita, bahkan membuat banyak wanita terjebak didalamnya. Cantik batin itu seharusnya menjadi nomor utama pagi para wanita diseluruh dunia ini. Cantik batin disini adalah seseorang yang selalu bisa menahan emosi ketika marah, bisa berinteraksi dengan siapapun, dia selalu tersenyum walaupun sedang banyak masalah dia tidak pernah mengumbar nafsu. Selain itu juga dibarengi dengan kecerdasan intelektual yang luar biasa. Seperti ibu kita Kartini pejuang kaum wanita Indonesia,  yang telah mengubah kaum wanita Indonesia untuk bisa bersaing dengan kaum adam. “ Habis Gelap Terbitlah Terang” itu slogan popular untuk kemajuan wanita Indonesia.
            Emansipasi wanita” kata inilah yang menjadi lawang utama wanita Indonesia untuk mensejajarkan dirinya dengan kaum adam. Modal utama untuk mensejajarkan dirinya adalah cantik. Ironi sekali banyak wanita mengatas namakan emansipasi wanita dengan menjerumuskan dirinya kejurang kenistaan. Seperti adanya ajang kontes kecantikan yang merajalela dimana-mana saat ini. Miris. Kontes tersebut para wanita berlomba-lomba untuk memamerkan kecantikan yang dimilikinya masing-masing, mereka harus siap untuk melakukan apapun yang diperintahkan olen para juri. Memamerkan kemolekan tubuh itu sudah dianggap biasa dan wajar untuk sekarang ini. Ini merupakan modal utam untuk menobatkan diri menjadi wanita cantik di negeri ini.
            Berpenampilan cantik tidak ada salahnya namun harus melihat kondisi dan keadaan. Jangan terobsesi dalam kecantikan luar saja. Dengan mengubah seluruh pisik kita dengan menyulam alis, bibir, memutihkan kulit, operasi hidung, permak wajah dsb. Cantik itu lahir itu ada batas kadaluarsanya. Wanita sudah berkepala tiga sudah bisa dikatakan sudah dewasa atau bahkan tua. Namun cantik bati atau inner beauty itu sampai kapanpun tidak akan penah kadaluarsa karena tidak ada batas waktu yang menentukan.
            Kalimat Emansipasi Wanita itu dijadikan mantra kuat untuk wanita saat ini. Mereka melupakan kodratnya sebagai wanita sesungguhnya. Seperti yang diajarkan oleh ibu kita Kartini, beliau tidak pernah lupa dengan kodratnya sebagai istri yang selalu menghormati dan melayani suami. Beliau tidak lupa bahwa seorang wanita itu harus menjadi seorang ibu untuk merawat, membesarkan, dan memdidik anaknya agar menjadi anak yang baik dan tidak kurang kasih sayang ibunya. Inilah wanita cantik sesungguhnya. Bukan hanya memamerkan kemolekan tubuh dan melupakan kodratnya sebagai wanita sesungguhnya. Pesan dari ibu kita Kartini adalah seorang wanita itu tidak hanya pintar di kasur, sumur dan dapur saja namun wanita  harus cerdas dalam segala hal. Dan bisa mengubah apa saja dan menjadikan wanita itu bisa bersaing dengan kaum adam, tanpa mengubah kodratnya sebagai wanita. This is the real beauty. (papatsf).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar