MY DIARY
Sabtu, 07 januari 2012
Minggu sore awal 2012, aku telah meninton film yang berjudul the preedoms writer. Sungguh sangat terinpirasi dari film itu. saya sanagat terharu dengan seorang guru yang memdidik muridnya dengan penuh kasih sayang dan ketulusan. Segala sesuatu yang dilakukan dengan ketulusa akan membuahkan hasil yang manis . saya berharap saya akan menjadi Ms, G yang begitu tulusnya memdidik muridnya.
Karena dengan menulis kita bisa mengeluarkan keluh kesah kita. Bahagia, sedih, benci semuanya bisa kita curahkan dengan menulis. Apa susahnya kita merangkan huruf yang hanya terdidri dri beberapa abjad. Mulai ari ini saya akan menulis apa yang ada dalam hatiku dan pkiranku. Taun baru harus diawali dengan semangat beru, semuanya serba baru. Apalagi cita-citaku adalah menjadi seorang penulis yang handal seperti Andrea Hirata, George Orwell, Ayu Utami dan lain sebagainnya.
Guruku dikampus mengtakan menulis itu adalah berpikir. Dengan menulis kita bisa memecahkan malah. Dengan Bismillahirrohmanirrohim saya awali niat baik ini. Semoga saja diridoi oleh allah SWT. Karena hidup ini merupakn pilihan lakukanlah apa yang membuat kita nyaman, dan menyenagkan, jangan sampai kita menjalani hidup ini dengan setengah-setengah.
Mulai tahun 2012 ini saya akn menulis tentang masa lalu, masa sekarang, dan masa depan saya. Karena saya rasa kehidupan saya ini menarik sekali untuk saya ceritakan pada setiap orang, dan oarang-orang berhak tahu siapa saya sebenarnya. Thanks god.
Sabtu Sore, 07 januari 2012
Ba’da duhur hujan mengguyur kota bandung, sehingga semuanya malas untuk melaukan aktifitas, seperti halnya saya ini. Sayapun malas untuk melakkan apa-apa yang ada hanya hawa ngantuk saja yang selalu saya rasakan. Namun saya harus membunuh katukku, pertman saya solat dzuhur, seperti biasa keseharian saya memakai jibab, lalu saya raih jilbab saya yang berwarna hitam kesukaan saya, tanpa banyak kata ku ambil notebook kesayangan saya, lalu kunyalakan. Dan saya teringat sesuatu bahwa di kampus kemarin saya telah minta film pada teman cantiku Nursifa Kurniawan, maka kubuka folder tersebut dan ternyata isinya sebuah film yang sanagt bagus dan wajib di tonton oleh seseorang yang ingin menjadi penulis seperi saya ini. (narsis sedikit ).
Waktu dua jam tak tersa karena asyiknya saya menonton film tersebut, tanpa saya sadari ternyata air mata telah membanjiri wajah saya yang agak putih seperti artis-artis papan atas dunia Angelia Jolly. Bukan berarti saya sombong yach, tapi ini sebuah kenyataan dan semuanya harus tahu mengenai saya. Saking asyiknya nonton tanpa sadar montir di bengkel omku menertawakan karena saya menagis. Tapi saya tidak merasa malu atau apa karena saya telah mendalami film, bahkan rasanya saya yang membintangi film tersebut. Maklumlah sayakan orang yang kurang terkenal sehingga bermimpi menjadi oarang terkenal di dunia Layaknya Shakrukhan. :-)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar